Home Berita Wakil Ketua IMF memperingatkan dunia untuk menghindari perang dagang global

Wakil Ketua IMF memperingatkan dunia untuk menghindari perang dagang global

30
0
Wakil Ketua IMF memperingatkan dunia untuk menghindari perang dagang global


Perekonomian dunia dapat berkontraksi sebesar gabungan perekonomian Perancis dan Jerman, jika terjadi perang dagang yang luas antara negara-negara besar di dunia, kata Dana Moneter Internasional (IMF) kepada BBC.

Hal ini terjadi ketika kekhawatiran meningkat menjelang kemungkinan terpilihnya kembali Donald Trump.

Trump mengatakan ia berencana untuk menerapkan pajak atau tarif universal hingga 20% untuk semua impor ke AS, sementara Uni Eropa sudah merencanakan pembalasan jika Washington tetap menerapkan tarif baru tersebut.

Pekan lalu, Trump mengatakan “tarif adalah kata terindah dalam kamus”, dan para menteri pasar dan keuangan global kini mulai menganggap serius prospek Trump menerapkan gagasan tersebut.

Wakil Direktur Pelaksana IMF Gita Gopinath mengatakan bahwa IMF belum dapat menilai secara spesifik rencana perdagangan Trump, namun berpendapat bahwa “jika ada pemisahan yang sangat serius dan penggunaan tarif dalam skala luas, maka PDB dunia akan mengalami kerugian yang hampir sama. menjadi 7%”.

“Ini angka yang sangat besar, 7% pada dasarnya merugikan perekonomian Perancis dan Jerman. Itu besarnya kerugian yang akan terjadi,” lanjutnya.

Ms Gopinath juga mengatakan tarif senilai ratusan miliar dolar “sangat berbeda dengan dunia yang kita jalani selama dua atau tiga dekade terakhir”.

Wakil Ketua IMF mengatakan pesan utama IMF lainnya pada Pertemuan Tahunan adalah untuk memperingatkan mengenai membengkaknya tingkat utang pemerintah global.

Dia mengatakan periode pertumbuhan ekonomi yang stabil saat ini adalah “momen untuk membangun kembali penyangga fiskal” karena “ini bukan krisis terakhir. Akan ada guncangan tambahan. Anda memerlukan ruang fiskal untuk merespons. Dan sekaranglah waktunya untuk melakukannya”.

Ms Gopinath mengatakan penting juga untuk “melihat sisi positifnya” dari ketahanan perekonomian dunia setelah “beberapa pukulan yang sangat berat”.

Dia berpendapat bahwa perekonomian dunia telah mengalami penurunan akibat berbagai krisis.

“Pengalaman masa lalu dalam menurunkan inflasi bukanlah sebuah soft landing. Itu adalah peningkatan pengangguran yang sangat besar. Jadi ini merupakan kesuksesan besar, dan ternyata hasilnya jauh lebih baik dari apa yang dikhawatirkan banyak orang”, katanya.

Ms Gopinath menambahkan bahwa ini adalah “kemenangan baik” bagi bank sentral di mana pun karena inflasi telah turun tanpa tingginya angka pengangguran. Namun sekaranglah waktunya untuk membangun kembali ketahanan di dunia yang rapuh ini.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here