Home Berita Serangan udara Israel menghantam kota bersejarah Tirus di Lebanon | Israel menyerang...

Serangan udara Israel menghantam kota bersejarah Tirus di Lebanon | Israel menyerang Berita Lebanon

27
0
Serangan udara Israel menghantam kota bersejarah Tirus di Lebanon | Israel menyerang Berita Lebanon


Serangan udara Israel berturut-turut telah menghantam kota pelabuhan selatan Tirus di Lebanon menyusul peringatan evakuasi dari militer Israel di beberapa bagian kota tersebut, Kantor Berita Nasional milik pemerintah Lebanon melaporkan.

Rekaman yang disiarkan oleh media lokal dan Pertahanan Sipil Lebanon menunjukkan kepulan asap tebal membubung ke langit, bersamaan dengan kebakaran dan kerusakan luas pada bangunan tempat tinggal.

Menyusul peringatan evakuasi Israel, tim pertahanan sipil berpatroli di kota tersebut dengan menggunakan pengeras suara, mendesak warga untuk segera meninggalkan daerah tersebut.

Kantor Berita Nasional (NNA) melaporkan “serangkaian serangan” di kota pesisir kuno tersebut, dimulai dengan penggerebekan di sebuah apartemen tempat tinggal.

Seorang jurnalis video dari kantor berita AFP melaporkan asap tebal menutupi sebagian wilayah Tirus, termasuk asap yang mengepul dari sebuah bangunan di sepanjang pinggir laut.

Tentara Israel sebelumnya telah mengatakan kepada penduduk di beberapa bagian tengah kota Tirus untuk segera pergi, memperingatkan bahwa mereka akan menyerang sasaran Hizbullah di sana.

“Aktivitas Hizbullah memaksa [Israeli military] untuk mengambil tindakan tegas melawannya”, kata juru bicara militer Avichay Adraee dalam sebuah postingan di X, mendesak penduduk untuk “menuju ke utara”.

Peta terlampir menunjukkan sebagian besar kota yang ditandai dengan warna merah, termasuk wilayah yang berdekatan dengan situs Warisan Dunia UNESCO.

Persatuan Kota Ban menerima panggilan telepon dalam bahasa Arab, tampaknya dari militer Israel, yang mendesak warga untuk mengevakuasi beberapa jalan di daerah tersebut, kata sumber kota kepada AFP.

NNA mengatakan serikat pekerja tersebut menginstruksikan pertahanan sipil dan personel darurat untuk menggunakan pengeras suara untuk mendesak warga agar pergi, “yang menimbulkan kepanikan”.

Serangan itu terjadi setelah penggerebekan pada Senin pagi di pusat kota yang menewaskan tujuh orang dan melukai 17 lainnya, menurut pernyataan Kementerian Kesehatan.

Israel bulan lalu meningkatkan serangan udara terhadap kubu Hizbullah. Mereka mengirim pasukan darat ke Lebanon setelah setahun terjadi baku tembak lintas batas dengan kelompok yang didukung Iran terkait perang Gaza.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here