Home Berita Peretas Tiongkok menargetkan telepon kampanye Trump, Vance dan Harris: media AS |...

Peretas Tiongkok menargetkan telepon kampanye Trump, Vance dan Harris: media AS | Berita Kejahatan Dunia Maya

26
0
Peretas Tiongkok menargetkan telepon kampanye Trump, Vance dan Harris: media AS | Berita Kejahatan Dunia Maya


FBI sedang menyelidiki dugaan akses ke jaringan ponsel oleh orang-orang yang terkait dengan Beijing.

FBI telah meluncurkan penyelidikan terhadap dugaan peretasan oleh Tiongkok setelah laporan mengatakan telepon Donald Trump dan JD Vance mungkin telah disusupi.

Peretas Tiongkok menargetkan ponsel yang digunakan oleh calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik dan pasangannya, serta orang-orang yang terkait dengan kampanye calon dari Partai Demokrat Kamala Harris, The New York Times melaporkan pada hari Jumat.

Dikatakan bahwa peretas telah memasuki jaringan penyedia ponsel Verizon dan penyelidik sedang berupaya untuk menentukan apakah ada komunikasi yang diambil. Associated Press mengonfirmasi bahwa orang-orang yang bekerja pada kampanye Harris juga menjadi sasaran.

Itu FBI dan Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA) merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa pemerintah sedang menyelidiki “akses tidak sah” ke infrastruktur telekomunikasi negara tersebut oleh “aktor yang berafiliasi dengan Republik Rakyat Tiongkok”.

“Lembaga-lembaga di seluruh pemerintahan AS berkolaborasi untuk secara agresif memitigasi ancaman ini dan berkoordinasi dengan mitra industri kami untuk memperkuat pertahanan siber di sektor komunikasi komersial,” kata kedua lembaga tersebut.

Mereka tidak menyebutkan target insiden tersebut, namun Verizon mengatakan pihaknya mengetahui adanya upaya canggih yang dilaporkan menargetkan telekomunikasi AS dan mengumpulkan informasi intelijen.

The New York Times mengatakan tim kampanye Trump minggu ini sadar bahwa mantan presiden dan Vance termasuk di antara sejumlah orang yang nomor teleponnya menjadi sasaran melalui infiltrasi sistem telepon Verizon.

Ia menambahkan bahwa tim kampanye Partai Republik tidak mengkonfirmasi bahwa ponsel mantan presiden dan pasangannya menjadi sasaran.

Tim kampanye Partai Demokrat belum mengomentari laporan tersebut.

Waspada tinggi

Berita bahwa kandidat politik terkemuka dan kampanye mereka menjadi sasaran muncul ketika para pejabat AS tetap waspada terhadap campur tangan asing dalam tahap akhir kampanye presiden.

Kampanye Trump diretas awal tahun ini. Departemen Kehakiman AS mendakwa tiga anggota Korps Garda Revolusi Iran dengan tuduhan berusaha mengganggu pemilu tanggal 5 November.

Sebaliknya, Tiongkok diyakini oleh para pejabat Intelijen AS mengambil sikap netral dalam pemilihan presiden dan malah berfokus pada pemilihan umum yang lebih low profile dan menargetkan kandidat dari kedua partai berdasarkan pendirian mereka terhadap isu-isu yang penting bagi Beijing, seperti dukungan untuk Taiwan.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here