Home Berita Israel mengikuti kita dalam menarik diri dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB...

Israel mengikuti kita dalam menarik diri dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB | Berita Konflik Israel-Palestina

21
0
Israel mengikuti kita dalam menarik diri dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB | Berita Konflik Israel-Palestina


Juru bicara organisasi mengatakan status pengamat Israel berarti tidak dapat secara resmi menarik diri dari tubuh.

Israel mengatakan mereka menarik diri dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC), mengikuti jejak Amerika Serikat, yang mengumumkan keputusannya awal pekan ini.

Menanggapi pengumuman Kamis oleh Menteri Luar Negeri Israel, juru bicara UNHRC Pascal Sim mengatakan Israel memiliki status negara pengamat dalam badan hak dan, oleh karena itu, tidak dapat menarik diri dari dewan.

Dewan yang berbasis di Jenewa terdiri dari 47 negara anggota PBB, yang dipilih oleh anggota PBB lainnya untuk melayani masa jabatan empat tahun secara berputar. AS juga saat ini bukan anggota Dewan yang terpilih.

Pada hari Kamis, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menuduh UNHRC anti-Semitisme dan mengatakan negaranya “bergabung dengan Amerika Serikat dan tidak akan berpartisipasi dalam UNHRC”.

Saar menambahkan bahwa keputusan “dicapai mengingat bias kelembagaan yang sedang berlangsung dan tak henti -hentinya terhadap Israel di Dewan Hak Asasi Manusia, yang telah gigih sejak awal pada tahun 2006”.

Sebelumnya, Duta Besar PBB Israel, Danny Danon, menuduh mayat “kegagalan moral”.

Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB di Wilayah Palestina yang diduduki, mengatakan keputusan Israel “sangat serius” dan “menunjukkan keangkuhan dan kurangnya realisasi dari apa mereka [Israel] telah melakukan”.

“Mereka bersikeras bahwa mereka benar bahwa mereka tidak perlu dimintai pertanggungjawaban, dan mereka membuktikannya kepada seluruh komunitas internasional,” tambahnya.

UNHRC melakukan tinjauan berkala dari catatan hak asasi manusia dari Negara -negara Anggota PBB dan juga bertanggung jawab untuk menunjuk para pakar hak asasi manusia untuk melayani sebagai pelapor khusus PBB yang independen.

Israel telah berpartisipasi dalam ulasan berkala yang harus diserahkan oleh anggota PBB ke UNHRC. Namun, selama beberapa tahun, telah memboikot debat tentang “situasi hak asasi manusia di Palestina dan wilayah Arab yang diduduki lainnya”.

Keputusan hari Kamis oleh Israel adalah yang terbaru dalam serangkaian konfrontasi yang dimilikinya dengan PBB.

Pada bulan Oktober, Israel melarang Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), yang memicu kecaman internasional yang meluas.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here