CDC mengeluarkan peringatan atas kasus flu burung
Kontributor medis Fox News Dr. Marc Siegel tentang apa yang perlu diketahui tentang flu burung dan mengapa penting untuk tidak melihat langsung gerhana matahari tanpa kacamata yang tepat
Empat orang di negara bagian Washington menderita flu burung, sehingga memicu kekhawatiran penyakit tersebut akan menular ke pekerja pertanian lainnya di AS
Juga dikenal sebagai flu burung A (H5N1), penyakit ini baru-baru ini dinyatakan positif pada empat pekerja pertanian di negara bagian Washington, menurut Departemen Kesehatan Negara Bagian Washington (WADOH). Siaran pers mencatat bahwa para pekerja tersebut bekerja di peternakan telur di Franklin County.
“Orang-orang tersebut mengalami gejala ringan dan telah diberikan obat antivirus,” bunyi pernyataan itu. “Pengujian terhadap individu tambahan di peternakan saat ini masih tertunda dan jumlah kasus yang sedang diselidiki dapat berubah.”
Pejabat negara bagian Washington mencatat bahwa diagnosis ini menandai “kasus pertama virus H5 pada manusia yang diduga sedang diselidiki di negara bagian Washington.” Sebagai dampaknya, lebih dari tiga perempat juta burung dibunuh.
3 KEMATIAN YANG DILAPORKAN SETELAH WABAH PENYAKIT LEGIONNAIRES DI FASILITAS HIDUP SENIOR
Mikrograf elektron transmisi berwarna dari virus Avian influenza A H5N1 (terlihat pada emas) yang ditumbuhkan dalam sel MDCK (terlihat berwarna hijau). (Koleksi Smith/Gado/Getty Images)
“Sekitar 800.000 burung di-eutanasia setelah hasil tes Departemen Pertanian Negara Bagian Washington pada 15 Oktober menunjukkan bahwa mereka terinfeksi flu burung,” bunyi pernyataan tersebut.
Negara bagian Washington adalah negara bagian AS keenam yang mengidentifikasi infeksi H5N1 pada manusia, yaitu virus flu burung yang sangat patogen dan telah terdeteksi pada unggas, sapi perah, dan satwa liar.
WABAH DEMAM VALLEY DILAPORKAN SETELAH FESTIVAL MUSIK CALIFORNIA SEBAGAI PEJABAT KESEHATAN MENYATAKAN 'HOTSPOT'

Jon Arizti Sanz, PhD, Postdoctoral Fellow bekerja di laboratorium untuk menguji sampel flu burung pada Mei 2024.
“Washington telah memantau penyebaran H5N1 dengan cermat sejak pertama kali terdeteksi pada unggas di negara bagian ini pada tahun 2022, dan negara bagian kami siap dengan pengetahuan, hubungan, dan alat untuk meminimalkan dampaknya terhadap komunitas kami,” Menteri Kesehatan Washington Dr. Umair Shah mengatakan dalam siaran pers WADOH.
Menurut WADOH, penyakit ini secara alami terjadi pada burung air liar dan dapat menyebar ke burung lain bahkan mamalia.
“Pada kesempatan yang jarang terjadi, virus flu burung menginfeksi manusia dan membuat mereka sakit,” bunyi pernyataan tersebut. “Sebagian besar kasus orang tertular flu burung terjadi setelah kontak dekat dan berkepanjangan dengan hewan yang terinfeksi flu burung atau lingkungan yang terkontaminasi flu burung.”

Jon Arizti Sanz, PhD, rekan pascadoktoral di Lab Sabeti Broad Institute menguji pembelian susu di toko kelontong untuk mengetahui adanya flu burung di Cambridge, Massachusetts, pada 14 Mei 2024. (David L. Ryan/The Boston Globe melalui Getty Images)
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
“CDC saat ini menganggap risiko flu burung H5N1 terhadap masyarakat umum adalah rendah; namun, orang-orang yang memiliki hubungan kerja atau paparan terhadap burung, sapi, atau hewan peliharaan atau liar yang terinfeksi lainnya mempunyai risiko lebih tinggi dan harus mengambil tindakan pencegahan, termasuk memakai alat pelindung diri.”