Puluhan anggota gerakan Hizbullah Lebanon dilaporkan terluka setelah pager genggam yang mereka gunakan untuk berkomunikasi meledak.
Kantor Berita Nasional milik pemerintah Lebanon mengatakan insiden itu terjadi di pinggiran selatan Beirut, yang merupakan benteng kelompok bersenjata yang didukung Iran, dan beberapa wilayah lainnya.
Seorang jurnalis Reuters melaporkan melihat 10 anggota Hizbullah berdarah akibat luka di Beirut selatan.
Sementara itu, seorang pejabat Hizbullah mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa insiden tersebut merupakan “pelanggaran keamanan terbesar sejauh ini”.